Dua jalur pendakian Gunung Merbabu kembali tutuphingga tanggal 8 Mei 2022 oleh Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb), Jumat (1/4/2022). Kedua jalur tersebut ialah Jalur Pendakian Suwanting dan Jalur Pendakian Wekas di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.JALUR PENDAKIAN GUNUNG MERBABU VIA WEKAS Gunung merbabu adalah gunung yang terletak di 3 kabupaten, yaitu kabupaten Magelang, Kabupaten Semarang, dan Kabupaten Boyolali. Gunung merbabu memiliki 4 jalur pendakian yang dibuka untuk umum. Sebelah utara terdapat jalur Thekelan dan Cunthel, Sebelah barat terdapat jalur Wekas, dan Sebelah selatan terdapat jalur Selo. Dalam kesempatan kali ini kita akan mengupas tuntas jalur pendakian via Wekas,kec Pakis, Kab Magelang. Gunung merabu, Dilihat dari gunung Telomoyo Basecamp Grabupal dusun wekas Akses menuju basecamp ini cukup mudah, cukup masuk ke gapura dusun wekas lalu ikuti jalan menanjak di desa, sudah banyak plang penunjuk arah menuju basecamp gunung merbabu. Jarak dari jalan raya sekitar 3km. papan penunjuk arah menuju basecamp Start pendakian basecamp sampai pos 2. Dari basecamp menuju keatas terdapat sebuah masjid desa kenalan dan terus berjalan keatas kita akan melihat pohon cemara berjajar, atau juga sering disebut gerbang cemara. Karena dari sinilah kita akan dilepas berjalan masuk ke dalam hutan gunung. Cek poin-cek poin yang dapat ditemui adalah air terjun kecil, pohon ambruk mirim, jalan menyamping di sebelah hamparan ilalang, pos 1 telaga arum, pohon tumbang miring, hutan monyet, jalur pipa ganda, zona bekas hutan terbakar, jalur landai terowongan semak-semak, dan pos 2. Waktu tempuh dari basecamp ke pos 2 sekitar 2 jam 40 menit sampai 3 jam 20 menit. Atau kalu untuk pemula sekitar 3 jam 40 menit sampai 4 jam. Peta jalur pendakian dari basecamp ke pos 2 Pos 2 Jalur pendakian dari pos 2 sampai puncak Merbabu Pos 2 merupakan sebuah tempat yang lapang dan cocok untuk membuat tenda camp. Tempat ini bisa memuat lebih dari 100 tenda. Jalur pendakian dari pos 2 menuju puncak merbabu lebih menyenangkan karena memiliki medan yang bervariasi. Durasi perjalanan umumnya skitar 3,5 jam apabila menuju puncak syarif, dan skitar 4 jam 20 menit kalau menuju puncak kenteng songo, kalau untuk pemula alokasi sekitar 5 jam. Peta dari pos 2 menuju puncak Dimulai dari menyusuri jalan meninggalkan pos 2 nanti akan menemukan sebuah batang pohon besar yang rubuh menghalangi jalan, ini disimbolkan sebagai pintu keluar/masuk pos 2. Cek poin yang gampang ditemui adalah pertama akan melalui sebuah cepitan lembah yang terasa sempit dan menanjak, lalu akan menemukan tanaman edelweis yang pertama terlihat, lalu akan menemui sebuah batu besar di tengah jalan. Nah di batu besar ini terdapat 2 persimpangan, terkadang apabila malam hari para pendaki bisa saja tersesat memilih jalur yang salah, meski sebenarnya sama saja malah justru lebih pintas menuju puncak. Berikut ulasan kedua jalur yang bercabang itu. JALUR NORMAL Jalur normal adalah memilih arah yang kiri dan menanjak. Dari sini medan mulai terasa agak miring. Medan jalur mulai dipenuhi tanah bercampur bebatuan, hinga akhirnya sampai di pos persimpangan pemancar, ada juga yang menyebutkan pos 3, bisa juga disebut titik pertemuan dari jalur Thekelan dan Cunthel. Di pos ini terdapat sebuah tugu dan mulai dari sini pemandangan ke arah timur mulai terbuka. Ambil jalur yang belok ke sebelah kanan dan kita akan tiba di pos helipad. Dari sini juga terdapat jalur bercabang yang menuju puncak gunung kukus, namun karena jarang dilewati jalur percabangan itu kurang terlihat. Setelah melewati pos halipad maka selanjutnya adalah jembatan setan, sebuah tanjakan terjal yang berisikan banyak bebatuan. Pada jembatan setan memilik 2 cek poin seluas 5x5 meter biasanya digunakan untuk beristirahat sejenak. Setelah melewati cek poin yang kedua maka jalur yang tadinya terpisah kembali bersatu disini. jalur persimpangan pos pemancar menuju pos halipad JALUR KAWAH Jalur kawah adalah jalur yang mengambil arah kanan dan agak menurun dari persimpangan batu besar tadi. Jalur disini adalah menyisir di sebelah kanan gunung kukus. Jalur disini malah justru datar dan landai sekitar 30 menit perjalanan. Jalur ini sebenarnya jalur menuju mata air di dekat kawah merbabu. Jalur ini menyajikan kita pemandangan kawah merbabu dari jarak yang sangat dekat, bau belerang sangat menyengat disini. Setelah melewati kawah maka akan dihadapkan sebuah tanjakan terjal dan menerobos hutan edelweis. Puncak dari tanjakan terjal itu adalah jalur setelah cek poin ke 2 jembatan setan, dan kebali bertemu dengan jalur normal. Jalur kawah ini idealnya dilewati ketika kita menuruni gunung di waktu siang hari, karena akan terlihat indah pemandangan kawah dan hamparan hutan edelweisnya. Jadi ketika berangkat sebaiknya melewati jalur normal. jalur kawah salah satu kawah merbabu Setelah bertemu kembali ke jalur normal maka akan disuguhkan tanjakan ngetrack terakhir menujun persimbangan puncak syarif dan kenteng songo. Apabila ke puncak syarif adalah berbelok ke kiri, hanya butuh waktu 20 menit dari persimpangan ini. Dan apabila ke puncak kenteng songo butuh waktu 45 menit dari persimpangan ini. Geger sapi dan jalanan di puncak merbabu Perjalanan menuju puncak kenteng songo hanyalah perjalanan menyusi puncak merbabu, pemandangan di sisi barat dan timur sudah sangat terbuka lebar, di malam hari bisa disaksikan indahnya jalan tol semarang solo yang menggaris orange di sebelah timur. Disini terdapat sebuah persimpangan yang mengecoh pula, yaitu terdapat 2 pilihan naik ke suatu puncak bukit atau belok kanan menyisir lereng. Apabila memilih naik itu adalah jalan buntu menuju puncak geger sapi. Apabila memilih belok kiri menyisir lereng itu adalah jalan menuju puncak kenteng songo. Sebelum memasuki puncak kenteng songo akan disuguhkan sebuah tantangan memanjat tebing, atau yang disebut ondorante. Tebing tinggi ini cukup menguras tenaga di perjuangan akhir. Namun setelah melewati itu maka sampailah kita di puncak tertinggi gunung merbabu. Keistimewaan jalur ini dibandingkan jalur Selo adalah sensasi ketika di puncak merbabu. Kita akan dikagetkan dengan view merapi yang gagah ketika menapaki puncak kenteng songo. Namun berbeda hal dari jaur selo yang sudah sejak mendaki dari bawah pemandangannya gunung merapi melulu. Menyusuri tebing Selain puncak kenteng songo Gunung Merbabu juga memiliki 2 puncak lainya yang terletak di dekat puncak kenteng songo, yaitu puncak Triangulasi dan puncak sabana barat. Puncak trianggulasi cukup berjalan ke selatan 10 menit dari kenteng songo. Dan puncak sabana barat cukup berjalan 30 menit dari puncak trianggulasi. PUNCAK MERBABU Sunrise di Puncak Syarif Puncak kenteng songo dikala pagi Sunrise puncak Kenteng Songo Menatap merapi di puncak Trianggulasi Puncak Sabana Barat Puncak Trianggulasi memandang merapi diantara ilalang samudra awan di puncak Syarif Negeri di atas awan itu memang ada lautan awan dilihat dari puncak merbabu 17 Agustus 2013, hari kemerdekaan Indonesia
Gunung Merbabu berada di Jawa Tengah dengan ketinggian puncak mdpl, selain puncak Kenteng Songo paling tertinggi Gunung Merbabu di sampingnya juga ada Puncak Triangulasi dengan ketinggian 3169 dan Puncak Syarif dengan ketinggian 3119 mdpl. Nah sahabat, kali ini saya akan mengupas secara detail mengenai jalur Pendakian Gunung Merbabu via Wekas merupakan salah satu jalur Pendakian menuju puncak gunung merbabu yang sangat diminati banyak pendaki. Jalur pendakian Gunung Merbabu via Wekas berada di, Desa Wekas, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang. Gunung Merbabu kini bisa dibilang tengah beristirahat. Namun walau sudah lama tidak aktif, Gunung Merbabu sebenarnya memiliki lima kawah ada kawah Condrodimuko, Kombang, Kendang, Rebab dan Kawah SambernyowoInformasi Jalur WekasJalur Wekas merupakan jalur paling banyak diminati para pendaki, selain jalur terpendek juga jalur gunung wekas banyak terdapat sumber mata basecamp Gunung Merbabu via Wekas sahabat bisa menempuh dari Jawa barat menggunakan kereta jurusan Jakarta – Semarang. Sesampainya di Semarang sahabat carilah bus yang menuju terminal Solo. Turun Salatiga di perempatan pasar sapi, naiklah angkutan umum arah ke Magelang, Akan tetapi perlu diingat untuk naik angkutan umum usahakan sampai perempatan pasar sapi sebelum sore hari dikarenakan angkutan umum beroperasi dari pagi sampai tetapi jika sahabat dari Jawa Timur bisa naik kereta atau bus dengan jurusan Semarang, dari Semarang sahabat cari bus arah terminal semarang dan turun di Salatiga turun di perempatan pasar sapi, dari perempatan sapi cari angkutan umum arah ke basecamp Wekas. tapi perlu diingat untuk naik angkutan umum usahakan sampai terminal Boyolali sebelum sore hari dikarenakan angkutan umum beroperasi dari pagi sampai Pendakian Gunung Merbabu Via ThekelanBasecamp – Pos 2Jalur Wekas memang tidak memiliki Pos I, dari basecamp, kita akan langsung menuju pos dua, kenapa bisa demikian, menurut informasi yang, jalur menuju pos satu sudah dinonaktifkan dengan alasan karena trek nya terlalu ekstrim untuk itu, pendaki diarahkan melalui jalur lain yang langsung menuju pos dari Basecamp ke pos dua kita akan dihadapkan dengan pemandangan ladang milik warga sekitar dengan trek tidak terlalu menanjak. Lalu kita akan melalui hutan pinus dengan trek yang masih sama, setelah melewati hutan pinus, barulah tanjakan mulai terlihat. Dari basecamp menuju pos dua, kurang lebih menempuh perjalanan selama 150 menit, di Pos dua kita bisa istirahat di daerah yang cukup lapang dan 2 – Pos Tugu PerbatasanJalan dari pos dua, kita lanjutkan perjalanan menuju ke tugu perbatasan antara kab. boyolali dan kab. semarang. Tugu ini juga merupakan jalur pertemuan antara jalur wekas, jalur chuntel dan jalur kopeng/thekelan dan seringkali, di tugu ini kita akan berjumpa dengan pendaki pos dua ke tugu membutuhkan waktu kurang lebih 60 menit perjalanan. perjalan berupa hutan-hutan dan semak-semak. Untuk bisa sampai ke tugu, cukup ikuti jalur yang sudah ada, karena jalan menuju tugu tidak terlalu banyak Juga Jalur Pendakian Gunung Merbabu Via SuwantingTugu Perbatasan – Puncak Kenteng SongoKita harus naik turun bukit untuk sampai di puncak kenteng songo. Perjalanan ke puncak kenteng songo adalah perjalanan terindah di gunung ini. Perjalanan ini akan memakan waktu sekitar 2 jam perbatasan yang sering di sebut pos helipad. Tempat ini adalah pertemuan jalur thekelan, jalur cunthel dan jalur wekas. Setelah sampai di pos helipad kita harus melewati jembatan setan yang terkenal di gunung merbabu. Jalan yang dilewati membentang di atas belerang putih yang berbau kita akan melihat sebuah kawah kecil di sisi kiri jalan. Beberapa langkah setelahnya kita akan kembali melihat kawah yang lebih besar dan dalam di sisi kanan jalan. Kita dapat mengambil air di kawah tersebut. Kita harus mengikuti jalan menurun ke kawah sekitar 15 menit. Setelah sampai di kawah kita tidak bisa mengambil sembarangan air karena air tersebut adalah air belerang. Kita harus mengambil air dari pipa kecil di sekitar kembali akan menjumpai sebuah pertigaan. Kita harus mengambil jalan yang berbelok ke kiri dan melipir jurang karena jalan yang lurus dan menanjak akan membawa kita ke puncak ondo rante. Setelah melewati puncak ondo rante maka kita dapat melihat puncak kenteng songo yang tampak gagah berdiri. Beberapa menit menjelang puncak jalanan akan sangat terjal dan menantang nyali. Setelah itu kita akan sampai pada kawasan puncak kenteng banyak hal yang bisa kita nikmati ketika mencapai puncak merbabu, yaitu menikmati terbitnya matahari dari atas ketinggian gunung merupakan moment terindah yang wajib kita abadikan prosesnya, menikmati kopi di ketinggian bisa menjadi salah satu teman baik menikmati keindahan alam Gunung Merbabu adalah salah satu pengalaman paling mendebarkan yang pernah ada. Tetapi dengan keahlian dan layanan yang terbaik dari Shelter Jelajah, itu akan menjadi pengalaman yang lebih memuaskan bagi Sobat Jelajah! Kami akan selalu ada untuk Sobat di setiap langkah – mulai dari merencanakan perjalanan hingga menyiapkan peralatan dan mendaki hingga memastikan Sobat aman, nyaman, dan menyenangkan. Yuk bergabung dengan Trip Shelter Jelajah Ke Gunung sahabat itulah adalah ulasan tentang jalur pendakian Gunung Merbabu via Wekas. lengkap dengan informasi transportasi menuju basecamp, estimasi waktu dan review perjalanan. Semoga bermanfaat dan selalu jaga kebersihan ya.Artinya keempat jalur pendakian Gunung Merbabu tersebut, yakni via Suwanting, Wekas, Selo dan Thekelan akan buka serempak pada 9 Mei 2022 nanti. Syarat dan tiket masuk pendakian Gunung Merbabu Dari sekian banyak gunung di Jawa, Gunung Merbabu jadi favorit saya sejauh ini. Saya sendiri lahir di Semarang, kota yang dikelilingi banyak gunung keren seperti Merapi, Andong, Telomoyo, dan Sindoro. Namun entah mengapa, Merbabu selalu terasa istimewa, rasanya ingin terus kembali. Nah, kali ini saya akan menceritakan pengalaman mendaki Gunung Merbabu via Wekas. Bersama rekan-rekan, ada banyak keseruan yang saya dapatkan sepanjang perjalanan, sebelum kami akhirnya sampai di tujuan. Seperti apa? Yuk, simak bersama. Pendakian Lewat Jalur Favorit Mendaki via Wekas c Maulana Adieb/TravelingyukBersama enam rekan, siang itu saya memulai perjalanan mendaki Merbabu via Wekas. Sebenarnya ada beberapa jalur yang bisa digunakan oleh pendaki, selain Wekas masih ada Cunthel, Thekelan, Gancik, Selo, dan Suwanting. Selo merupakan jalur paling populer, namun kala itu saya lebih memilih Wekas, yang secara pribadi merupakan jalur favorit saya. Kami menuju basecamp Wekas menggunakan sepeda motor. Tepat pukul kami meluncur dari Semarang dan sampai di tujuan sekitar pukul 1230. Usai beristirahat sejenak dan melakukan packing, sekitar pukul kami memulai pendakian. Senja Indah di Pegunungan Senja di tengah perjalanan c Maulana Adieb/TravelingyukTrack dari basecamp ke pos 1 belum terlalu terjal. Kami disuguhkan indahnya panorama sawah milik warga. Dari kejauhan nampak deretan tumbuhan seperti kol, seledri, selada, dan masih banyak lagi. Berjalan di sekitar sini rasanya sangat menyenangkan. Namun demikian, jalur aspal yang cukup terjal membuat nafasku terengah-engah. Di awal-awal pendakian masih terasa sangat adem karena lingkungan sekitar dikelilingi pepohonan. Selang satu jam, kami lantas sampai di Pos 1. Di sini terdapat shelter yang bisa digunakan untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan pendakian. Perjalanan menuju Pos 2 c Maulana Adieb/TravelingyukPukul 1530, kami bersiap melanjutkan pendakian. Kali ini jalurnya sudah hanya berupa permukaan tanah biasa dan sudah makin terjal. Kami sedikit bergegas karena di Pos 2 rencananya kami bakal mendirikan tenda. Tempatnya sangat ideal karena terdapat mata air di sekitarnya. Kala itu permukaan tanah sedikit berpasir sehingga debu bertebaran setelah diinjak. Kebetulan memang kami melakukan pendakian saat musim kemarau. Cuaca kala itu sangat cerah, sepanjang perjalanan menuju Pos 2 angin tak terlalu kencang. Perlahan, pemandangan indah senja khas pegunungan nampak di depan mata. Pemandangan indah di sekitar Merbabu c Maulana Adieb/TravelingyukSekitar pukul kami sampai di Pos 2. Kakiku sudah mulai pegal. Perjalanan memang memakan waktu cukup lama karena kami sering berhenti untuk istirahat. Namun lantaran hari mulai gelap, kami bergegas mendirikan tenda dan memasak untuk mengisi perut. Sekitar pukul kami bersiap tidur. Tenaga harus dipulihkan karena rencananya pendakian bakal dilanjutkan kembali pukul Indahnya Mentari Pagi Mentari pagi di sekitar Merbabu c Adieb Maulana/TravelingyukSetelah memejamkan mata, tak terasa jam telah menunjukkan pukul Kami langsung bersiap melanjutkan perjalanan ke Pos 3. Jalurnya masih tertutup, namun tampak bukit di sisi samping. Cukup menguras tenaga lantaran permukaan tanah sudah lumayan terjal. Apalagi cuaca kala itu cukup dingin. Langkah demi langkah kami lalui hingga akhirnya sampai di sebuah tempat terbuka. Dengan jelas kami bisa melihat indahnya sabana hijau, gunung Sindoro, Sumbing, dan panorama lain di sekitar Merbabu. Cantiknya mentari fajar melengkapi pemandangan kala itu. Perjalanan Pulang Indahnya panorama dari ketinggian c Maulana Adieb/TravelingyukUsai puas menikmati pemandangan sekitar, saya dan kawan-kawan memutuskan turun ke Pos 2 dan bersiap-siap packing. Kami tak meneruskan perjalanan hingga puncak lantaran badan sudah mulai lemas. Meski demikian, petualangan kami kala itu cukup menyenangkan. Gazebo untuk beristirahat c Maulana Adieb/TravelingyukVegetasi di sekitar Merbabu c Maulana Adieb/TravelingyukPukul kami sudah turun. Tanpa buang waktu, kami lantas memasak makan siang dan mulai melakukan packing. Setelah kembali ke basecamp, kami lantas langsung pulang ke Semarang. Itulah sedikit pengalaman saya mendaki Gunung Merbabu via Wekas. Benar-benar sebuah perjalanan yang menyenangkan. Bagi saya, wisata Semarang ini selalu meninggalkan kenangan yang amat dalam. Bagaimana, Teman Traveler tertarik mengikuti jejak saya? Advertisement Tags kontributor semarang Travelingyuk wisata semarang Jalurpendakian Gunung Merbabu via Wekas Magelang ini kurang lebih akan memakan waktu perjalanan selama 5-6 jam saja. Hal tersebut terlihat dari perjalanan dari Basecamp ke Pos 2 selama 210 menit, dari Pos 2 ke Persimpangan 240 menit, dan persimpangan ke Puncak Syarik selama 35 menit. Jalur Pendakian Gunung Merbabu via Suwanting - Magelang
Jakarta - Gunung Merbabu sering kali menjadi lokasi pendakian pertama kali bagi pendaki. Pesona alamnya sangat indah dan kesan pertama pasti begitu melekat dari gunung gunung Merbabu tidak terlalu berat, tapi tetap harus diperhatikan juga udara dingin, kabut tebal, hutan yang sangat lebat menjadi tantangan kamu mencoba untuk meraih sesuatu dan kamu berhasil, kamu akan merasakan kebanggaan tersendiri. Apalagi mendaki gunung merbabu dan kamu terpukau akan pemandangan dari puncaknya, kamu akan kecanduan untuk mendaki gunung lagi dan lagi. Terdapat beberapa jalur untuk mendaki gunung Merbabu, dan salah satunya yaitu jalur Wekas, yang merupakan jalur pendakian melewati desa kalian akan membayar untuk tiket masuk dan tempat menyewa basecamp untuk persiapan. Perjalanan membutuhkan waktu kurang lebih 1,5 jam untuk sampai ke pos 1. Jalur yang dilalui untuk ke pos 1 cukup lebar dan jalanan didasari oleh perjalanan, kalian masih dapat bisa melihat tanaman bawang, kubis, wortel, dan tembakau. Setelah memasuki hutan pinus kalian kalian akan menemukan balai yang dibangun oleh penduduk desa, tetap jaga sikap dan kata, karena tempat ini sangat sakral."Lanjutkan perjalanan tetap semangat sebentar lagi sampai pos kedua!" sering kali didengar oleh pemandu atau senior kita saat memberikan semangat, karena jalur yang di tempuh sudah mulai Wekas gunung Merbabu Foto Ardian Aryasena/d'TravelerSesampainya di pos kedua terdapat jalur yang mengikuti aliran pipa air menyusuri tepian jurang yang mengarah ke aliran sungai, menjadikan suatu pemandangan yang sangat luar biasa dengan latar belakang kumpulan puncak-puncak gunung Merbabu. Pos 2 ini cukup populer di kalangan para remaja dan pecinta alam, karena dekat dengan sumber air. Jadi banyak remaja yang suka berkemah di pos kamu sudah merasa tidak kuat lagi, pemandu kamu akan memberikan semangat bahwa di depan setelah ini adalah puncak. Kerap kali kita sudah merasa enggan mendengar kata semangat atau sebentar lagi sampai, karena dari awal perjalanan sudah mendengar kata ujung jalur Wekas, kita bertemu dengan jalur Kopeng atau Thekelan. Di mana kita akan dihadapi dengan rintangan bernama Jembatan Setan. Di sinilah puncak stamina kamu dikuras, namun jika kamu berhasil melewati rintangan tersebut kamu akan merasakan jatuh cinta terhadap alam yang kita miliki! Kamu akan merasa ingin mendaki lagi saat sesampai turun di kalian akan mendaki ke gunung Merbabu lagi, cobalah untuk dapat momen sunrise atau sunset. Tak diragukan lagi, sangat indah!-Artikel ini merupakan kiriman pembaca detikTravel, Ardian Aryasena, dan sudah tayang di d'Travelers Stories Simak Video "Viral Tumpukan Sampah di Merbabu, Sampah Para Pendaki Gunung Diperiksa" [GambasVideo 20detik] msl/msl
GunungMerbabu ini membentuk garis deretan gunung berapi ke arah utara Merapi - Merbabu - Telomoyo - Ungaran. JALUR WEKAS Untuk menuju ke Desa Wekas kita harus naik mobil Jurusan Kopeng - Magelang turun di Kaponan, yakni sekitar 9 Km dari Kopeng, tepatnya di depan gapura Desa Wekas.Gunung Merbabu mempunyai beberapa jalur pendakian yang tersebar di tiga Kabupaten. Magelang, Boyolali, dan Semarang. Nah, salah satu tempat paling diminati para pendaki di Kabupaten Magelang adalah Jalur Wekas. Dimana, tempat ini mempunyai trek yang cukup ramah dan pemandangan yang elok Diantara semua jalur, Wekas merupakan jalur terpendek untuk bisa mecapai Puncak Kenteng Songo yang merupakan puncak tertinggi di Merbabu. Walaupun begitu, untuk bisa mendaki gunung melalui jalur ini. Kamu tetap harus berolahraga terlebih dahulu. Agar, kaki dan seluruh badan tidak terasa pegal-pegal setelah mendaki. Menuju ke Basecamp Wekas Menuju ke Basecamp ini kamu bisa menuju ke Magelang dan turunlah di Pasar Sapi. Setelah itu, kamu bisa naik ojek untuk sampai di titik awal pendakian. Untuk uang simaksinya kamu akan ditarik 10 ribu rupiah saja. Ditambah dengan uang parkir sebesar 5 ribu rupiah. Di Basecamp ini, fasilitas juga sudah cukup banyak. Meliputi colokan listrik, warung, tempat istirahat, kamar mandi. Setelah mengisi data diri rombongan, kamu bisa memulai pendakian menuju ke Puncak Merbabu. Menuju ke Pos 2, dan Pos Tugu Perbatasan Satu hal yang unik di jalur pendakian Wekas adalah tidak adanya pos 1. Jadi, setelah dari basecamp kamu bisa berjalan langsung menuju ke Pos 2. Sebenarnya bukan tidak ada pos 1, tetapi pos ini dinonaktifkan. Karena, untuk bisa menuju ke pos ini, kamu harus mendaki jalur yang sangat ekstrim. Sumber Gambar Google Maps Fauziyah Nur Aini Jadi, pihak pengelola mencoba mencari jalur baru yang langsung menuju ke Pos 2. Dengan jalur yang lebih ramah. Jalur yang harus kamu lalui adalah ladang warga. Setelah 30 menit, barulah kamu masuk ke hutan dengan pemandangan pohon pinus yang mengesankan. Nah, menuju ke Pos 2 sendiri membutuhkan waktu kurang lebih 3 jam 15 menit. Waktu yang cukup lama karena, jalurnya memutar. Di pos 2, kamu bisa melihat area yang cukup luas. Kamu bisa mendirikan tenda disini. sekedar menikmati camilan dan air minum. Setelah pos 2, kamu akan tiba di pos tugu perbatasan. Waktu yang cukup singkat bukan. Dimana, pos ini merupakan perbatasan antara Kabupaten Boyolali dengan Semarang. Sumber Gambar Google Maps Arya the Sneakerhead Pirate Di pos ini pula kamu akan bertemu dengan para pendaki yang memilih jalur pendakian via Thekelan dan Cunthel menuju ke pos ini membutuhkan waktu 75 menit saja. Jalurnya berupa hutan dan semak-semak. Tidak ada percabangan jalan. Jadi, kamu tinggal berjalan lurus saja. Maka, kamu akan tiba di pos ini. Puncak Sumber Gambar Google Maps Rifdy Febrian Dari Pos tugu ini kamu bisa menuju ke arah puncak. Tetapi, sebelumnya kamu harus melewati pos helipad dan juga kawah mati. Setelah itu baru kamu akan menemukan pertigaan. Kamu bisa memilih mau ke puncak syarif atau ke Puncak Ondo Rabte. Kalau mau pergi ke Puncak Kenteng Songo. Pilihlah jalur menuju ke Ondo Rabte terlebih dahulu. Baru, kamu bisa melewati jurang setan yang juga melewati sebuah kawah dengan sebuah tali yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Menuju ke puncak melalui Wekas kamu tidak akan menemukan sumber mata air sedikit pun. jadi, diharapkan kamu membawa sendiri minuman dari bawah. Sesampianya di Kenteng Songo, kamu bisa menemukan sebuah tugu dan juga area yang cukup luas. Kamu juga bisa lho memilih area ini sebagai tempat camp kamu. Puncak selanjutnya adalah Trianggulasi yang hanya berjarak 30 menit saja. Turun sebentar lalu berjalan lurus dan menanjak menuju ke trianggulasi. Menarik sekali bukan jalur via Wekas yang bisa membawamu ke hampir semua Puncak Merbabu. Kesimpulan Gunung Merbabu via Wekas menjadi perjalanan yang mengesankan. Tidak ada sumber mata air yang bisa kamu temukan. Tetapi. waktu tempuh yang relatif singkat. Pesonanya memang memukau setiap pendaki yang berkunjung ke sini. Jangan lupa, untuk berhati-hati saat mendaki Merbabu. GUnung ini terkenal memiliki badai yang dahsyat. Bahkan kekuatan Badainya lebih mengerikan lho. Usahakan untuk memilih tempat yang benar-benar nyaman untuk camping. Selain itu, kawasan ini lebih sering terdapat kabut. Jadi, panorama matahari terbit adalah sebuah keberuntungan yang akan kamu dapatkan bila bisa menyaksikan keindahannya.
Kami yakin kamu tidak ingin ketinggalan informasi mengenai jalur pendakian terbaru di Gunung Merbabu, bukan? Kami punya kabar baik! Dalam artikel ini, kami akan membahas 5 jalur pendakian resmi terbaru di Gunung Merbabu yang wajib kamu coba di tahun 2023. Nikmati panorama alam yang indah dan rasakan sensasi baru dalam of ContentsSekilas tentang gunung Merbabu5 jalur pendakian gunung Merbabu1. Jalur pendakian gunung Merbabu via Selo2. Jalur pendakian gunung Merbabu via Suwanting3. Jalur pendakian gunung Merbabu via Wekas4. Jalur pendakian gunung Merbabu via Cuntel5. Jalur pendakian gunung Merbabu via ThekelanTempat fenomenal di gunung Merbabu Sekilas tentang gunung Merbabu Foto gunung Merbabu dari gunung Merapi. Gunung Merbabu merupakan gunung berapi tipe stratovolcano yang sudah tidak aktif sejak tahun 1797. Secara geografis, letak gunung Merbabu berada di 3 wilayah administratif, provinsi Jawa Tengah, yaitu Kaki gunung bagian barat masuk dalam wilayah kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Kaki gunung bagian timur dan selatan masuk dalam wilayah kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Kaki gunung bagian utara masuk dalam wilayah kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Secara ketinggian, gunung Merbabu m merupakan gunung tertinggi di Jawa nomor 8. Dalam urutan ranking, ketinggian gunung Merbabu di bawah gunung Welirang m dan di atas gunung Sindoro m. Untuk informasi lebih lengkap, silakan simak tabel data gunung Merbabu di bawah iniNama gunungGunung puncak di gunung MerbabuPuncak Kenteng Songo, Puncak Triangulasi, Puncak Syarif,Peringkat gunungGunung tertinggi ke-8 di pulau Tengah, Magelang, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Semarang, Jawa terakhirGunung Merbabu merupakan gunung api yang sedang istirahat/tidak aktif. Terakhir meletus pada tahun pendakian termudahJalur pendakian gunung Merbabu via SeloJalur pendakian tercepatJalur pendakian gunung Merbabu via pendakian terpanjangJalur pendakian gunung Merbabu via Suwanting. Bagi yang belum tahu, saat ini gunung Merbabu telah terdaftar sebagai salah satu taman nasional di Indonesia. Perubahan alih fungsi dari kawasan hutan menjadi Taman Nasional Gunung Merbabu TNGMb tertuang dalam keputusan menteri kehutanan. Keputusan Menteri Kehutanan Nomor 135/Menhut-II/2004 tanggal 4 Mei 2004 merumuskan tentang perubahan fungsi Kawasan Hutan Lindung dan Taman Wisata Alam pada Kelompok Hutan Gunung Merbabu seluas ± hektar menjadi Taman Nasional Gunung Merbabu. Dasar penunjukan kawasan TNGMb adalah sebagai sumber mata air bagi kehidupan masyarakat di sekitarnya. Sebagai habitat flora fauna yang dilindungi. Dan memiliki potensi wisata alam serta budaya yang menarik. Perubahan fungsi kawasan membuat cara pengelolaan kawasan gunung Merbabu berubah, di antaranya Pengelolaan jalur pendakian semakin baik. Fasilitas basecamp semakin bagus. Sistem registrasi sistematis dan bisa diakses secara online. Penambahan alat pengaman berupa gelang RFID bagi para pendaki. Memiliki tim SAR, relawan dan pengelola taman nasional yang kompak dan solid. Pokoknya, setelah menjadi Taman Nasional Gunung Merbabu, kini mendaki ke gunung Merbabu jadi lebih nyaman. Dengan begitu, kamu bisa menikmati pesona alam gunung Merbabu dengan maksimal. Beberapa pesona alam di gunung Merbabu yang bisa kamu dapat saat mendaki gunung Merbabu Pemandangan sunrise dan sunset dari puncak gunung Merbabu yang cantik. Pemandangan rasi bintang yang indah saat ngecamp di sabana 2 gunung Merbabu. Pesona samudra di atas awan yang menakjubkan dengan awan yang bergulung-gulung. Udara gunung yang sejuk, bersih dan menyegarkan. Hamparan perkebunan, hutan, perbukitan, sabana dan puncak yang hijau. Pesona gunung Merapi yang terlihat menakjubkan dari puncak Merbabu. Pesona kaki gunung Merbabu yang elok saat dilihat dari puncak Merbabu. Istimewa, bukan? Itulah pesona alam yang akan kamu dapat jika mendaki gunung Merbabu. Selain pesona alam di kawasan puncak gunung, gunung Merbabu juga menyimpan potensi tempat wisata yang menarik, di antaranya Ketep Pass. Wisata Alam Grenden. Top Selfie Pinusan Kragilan. Agrowisata Stroberi Banyuroto. Taman Wisata Kopeng. Kopeng Treetop Adventure Park. Gunung Telomoyo. Bukit Gancik. New Selo. Candi Lawang. Wahana wisata alam di lereng gunung Merbabu tersebut sangat cocok untuk bertamasya bersama teman, keluarga atau pasangan. Suasanya tempat wisata alamnya sangat sejuk, indah dan asri. Di beberapa lokasi wisata alam juga tersedia spot camping. Jadi, kalau kamu sedang malas mendaki, kamu bisa berkemah dan bersantai di sana. Pada awal artikel, kami telah menjelaskan secara singkat tentang seluk beluk gunung Merbabu. Mulai dari kondisi alam, pesona alam dan karakteristik gunung. Anggap saja itu pengetahuan umum bagi para pendaki yang ingin mendaki gunung Merbabu. Mulai dari sini, kami akan menjelaskan secara lebih mendalam tentang jalur pendakian resmi Gunung 5 jalur pendakian Gunung Merbabu Jalur pendakian gunung Merbabu via Selo Boyolali Jalur pendakian gunung Merbabu via Suwanting Magelang Jalur pendakian gunung Merbabu via Wekas Magelang Jalur pendakian gunung Merbabu via Cunthel Semarang Jalur pendakian gunung Merbabu via Thekelan Semarang Catatan Selain kelima jalur pendakian tersebut, ada jalur pendakian gunung Merbabu via Gancik, Genikan, Timboa dan Grenden. Akan tetapi, keempat jalur pendakian tersebut belum terdaftar secara resmi menjadi jalur pendakian untuk umum. Jadi, kami tidak mengulasnya. Ulasan selanjutnya adalah pembahasan jalur pendakian gunung Merbabu berdasarkan gerbang masuknya. Semakin tertarik? Yuk, lanjut baca. 1. Jalur pendakian gunung Merbabu via Selo Gerbang jalur pendakian gunung merbabu Via Selo. Jalur pendakian gunung Merbabu via Selo merupakan jalur pendakian paling popular di gunung Merbabu. Lokasi basecamp Selo berada di desa Genting Tarubatang, Dusun I, Suroteleng, Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Dari pasar Selo, masih naik ke atas lagi untuk sampai ke basecamp. Kenapa jalur pendakian gunung Merbabu via Selo sangat di minati pendaki? Pertama, jalur pendakiannya landai dan cenderung mudah. Artinya, gunung Merbabu ramah untuk pendaki pemula. Kedua, pemandangan alam dari jalur Selo sangat indah. Pendaki bisa melihat perkebunan penduduk, hutan perhutani, hutan konservasi, sabana yang sangat luas dan puncak yang menawan. Ketiga, pendaki bisa ngecamp di Sabana 2 yang terkenal indah dan memesona. Pendaki yang ngecamp di Sabana 2 dapat melihatpemandangan Sunset yang sangat cantik. Pemandangan rasi bintang di malam hari yang sangat indah bak berlian di angkasa. Keempat, pendaki bisa melihat gunung Merapi yang sangat megah dengan sangat jelas. Kelima, fasilitas dari pihak pengelola sudah memadai. Basecamp bersih, ada RFID untuk mendeteksi keberadaan pendaki di gunung, jalur pendakian selalu dibersihkan 3 kali dalam setahun. Kelima kelebihan itulah yang menjadikan jalur Selo banyak dikunjungi tertarik untuk mendaki gunung Merbabu via Selo? Yuk, mulai cari tahu lebih mendetail lagi. Spesial untuk kamu, kami akan menyediakan rangkuman informasi penting bagi pendaki yang ingin mendaki gunung Merbabu via Selo. Berikut tabel informasi pendakian gunung Merbabu via Selo Lokasi basecampDesa Genting Tarubatang, Dusun I, Suroteleng, Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah telepon basecamp Selo0276 menuju basecampOjek, angkot, bus, hingga motor registrasi per basecamp sampai puncak5,75 pos lama waktu pendakian ideal2-3 sumber airTidak terakhir sebelum puncakPos ngecampSabana 1, Sabana 2. Sekarang, mulai ada gambaran jelas tentang jalur pendakian Merbabu via Selo? Makin paham kan ya?Nah, biar kamu lebih paham, kami berikan peta jalur pendakian via Selo, khusus untuk kamu. Simak baik-baik peta jalur pendakian gunung Merbabu via Selo di bawah ini Peta jalur pendakian gunung Merbabu via Selo. Dari peta tersebut, kamu akan memiliki gambaran besar tentang jalur pendakian via Selo. Biar pengetahuan kamu makin lengkap tentang medan pendakian, kami buatkan juga rangkuman medan pendakian dan estimasi waktu pendakian dari peta di atas. Simak rangkuman pendakian gunung Merbabu via Selo melalui tabel di bawah ini Jalur PendakianJarak TempuhWaktu TempuhKondisi Medan PendakianBasecamp – pos 11,8 km1 jam 30 menitJalur pendakian berupa jalanan setapak dan masih tergolong landai. Pemandangan kiri-kanan jalan semak dan pohon besar. Pendaki akan melewati pos bayangan yang bernama Watu Celeng. Dan berakhir di pos 1 Dok 1 – pos 21,2 km1 jam 20 menitJalan sudah mulai menanjak dengan jalur tangga buatan ada yang di cangkul ada yang dibuat pakai karung yang ditata bertingkat. Pada PAL HM 23, pendaki akan sampai ke area terbuka bernama Simpang Macan pos bayangan. dan pada PAL HM 26, pendaki akan sampai ke pos 2 2 – pos 3550 m30 menitMulai dari pos 2, ada dua jalur yaitu, jalur lama dan jalur baru. Jalur lama sudah tidak dipakai karena jalurnya rusak parah. Tanah di jalur lama tergerus sampai 3,5 m akibat aliran air pasca hujan lebat setelah gunung Merbabu kebakaran. Dilarang naik/turun melalui jalur lama, karena jalurnya sangat ekstrim dan rawan longsor. Sebagai alternatif, pihak pengelola membuat jalur baru yang lebih aman. Jalur baru memutari punggung bukit sebelah kiri. Memang sedikit lebih jauh, tapi lebih landai dan lebih aman dari pada jalur lama. Jalur lama dan jalur baru nanti akan berujung di area yang sama yaitu, pos 3 Watu Tulis. Pos 3 Gunung Merbabu via Selo ini juga menjadi tempat camping di Boyolali bagi para campers yang mager muncak. Kalau hanya untuk camping, di sini tempatnya nyaman dan kalau mau ke Sabana Merbabu 3 – pos 4500 m1 jamDari pos 3 ke pos 4 Sabana 1, pendaki akan menaiki tanjakan yang cukup terjal dengan jalur terbuka. Kanan kiri jalur berupa rumput setinggi betis. Setelah berjalan selama 1 jam, pendaki akan bertemu area Sabana 1 Manisrejo. Menurut keterangan dari pihak pengelola Taman Nasional Gunung Merbabu, di area Sabana 1 sudah dipasang Mata Sidaring CCTV TNGMb. Jadi, kalau mau pup atau kencing di area Sabana 1, cari di area yang agak tertutup ya. Hehe. Pos 4 – pos 5650 m30 menitDari Sabana 1 ke Sabana 2, jalur pendakian tidak begitu terjal. Area pos 5 Sabana 2 cocok untuk ngecamp. Ada hutan Cantigi yang bisa melindungi tenda pendaki dari angin dingin. Dan area camping di Sabana 2 sangat luas. Jadi, kamu pasti dapat tempat camping di sini. Hal yang paling disukai para pendaki di Sabana 2 adalah spot untuk melihat rasi bintang, sunrise, sunset, taman Edelweis dan sabana Bubat Jaran. Untuk melihat sunrise dan sunset terbaik di gunung Merbabu, kamu harus mendaki bukit di area Sabana 2. Dengan mendaki bukit, kamu akan mendapatkan pemandangan dengan cakrawala yang lebih luas. Cantik banget deh, cobain aja!Pos 5 – Puncak Merbabu km2 jamMulai dari Sabana 2, jalur pendakian akan terus menanjak sampai ke puncak. Nanti kamu akan bertemu percabangan ke puncak. Itu adalah percabangan jalur lama dan jalur baru. Jalur lama memiliki medan yang lebih ekstrem karena banyak terbentuk aliran air baru pasca gunung Merbabu kebakaran. Sehingga, pengelola TNGMb menyarankan pendaki untuk memakai jalur baru dengan memilih jalur ke arah kiri. Jalur lebih aman dan tidak banyak lubang aliran air. Sebelum sampai puncak, kamu akan bertemu percabangan sekali lagi. Kalau ke arah kiri menuju puncak Triangulasi. Dan kalau ambil ke arah kanan akan menuju puncak Kenteng Songo. Ambil ke kiri aja, untuk menuju puncak sejati gunung Merbabu terlebih dahulu. baru ke puncak Kenteng Songo dan puncak Syarif. Jarak total yang akan kamu tempuh dari Basecamp pendakian Selo sampai puncak gunung Merbabu adalah 5,37 km. Dengan kondisi fisik bugar, kamu dapat mencapai puncak dalam waktu 6 jam 50 menit. Namun, untuk pendaki pemula, biasanya butuh waktu 8-10 jam. Jadi, jangan memaksakan diri tambahan, untuk tempat ngecamp, kami merekomendasikan 2 tempat, yaitu Pertama, area pos 4 Sabana 1. Area Sabana 1 memiliki tempat yang lumayan luas dan datar. Area ini aman dari angin dan badai. Jarak dari Sabana 1 ke puncak juga cukup dekat, iatu 1,7 km. Secara normal, kalau pendaki summit attack dari Sabana 1, pendaki hanya butuh waktu 3 jam. Idealnya, kalau mau ngejar sunrise, kamu mulai summit attack jam pagi. Naik dengan kecepatan penuh sampai Sabana 2. Di sana, kamu segera mendaki bukit sisi kanan untuk mencari spot sunrise terbaik di Sabana 2. Setelah selesai menikmati sunrise dan sarapan pagi, baru lanjut summit attack ke puncak Triangulasi. Kalau sudah sampai puncak baru eksplorasi ke puncak Kenteng Songo dan puncak Syarif. Menurut kami, Sabana 1 adalah spot ngecamp terbaik untuk pendaki pemula yang mendaki waktu week end 2 hari satu malam. Kedua, area pos 5 Sabana 2. Kami sangat merekomendasikan Sabana 2 buat semua pendaki Merbabu via Selo. Memang lebih berat, karena kamu harus mendaki sampai pos 5, tapi ngecamp di sini sangat asyik. Area camp luas, pemandangan sabana hijau membentang, di malam hari kamu dapat melihat rasi bintang gemerlapan bagai berlian di angkasa. Keren banget. Terlebih, area ini ada bukit yang cukup landai yang bisa kamu pakai untuk menikmati sunrise dan sunset di gunung Merbabu. Menurut kami, Sabana 2 adalah spot ngecamp terbaik bagi pendaki yang mendaki dengan durasi 3 hari dua malam di gunung Merbabu via Selo. Saat mendaki Merbabu, jangan buru-buru turun. Banyak pesona alam yang menakjubkan di Merbabu. Ada tiga puncak legendaris, yaitu puncak Trianggularsih, puncak Kenteng Songo, puncak Syarif. Ada Sabana 2 yang hijau, luas dan menakjubkan. Ada sunset, sunrise dan pesona bintang di malam hari yang istimewa. Jadi, jangan tergesa-gesa pulang ya. Hehe. Informasi penting dari pengelola Taman Nasional Gunung Merbabu TNGBm jalur Selo 1. Pendaki perlu mempersiapkan beberapa hal untuk keperluan simaksi Taman Nasional Gunung Merbabu, di antaranya 1. Kartu vaksin 2. KTP, 3. Mengisi formulir checklist perlengkapan pendakian. 4. Menyerahkan bukti registrasi pendakian via online untuk keperluan registrasi ulang. 5. Membayar biaya registrasi sebesar untuk hari biasa. Dan per hari per orang untuk hari Sabtu, Minggu dan hari libur. Ada tambahan biaya asuransi per orang. 2. Pendaki dilarang membawa tisu basah, speaker, music box, narkotika, miras, senjata tajam yang panjangnya lebih dari 15 cm, dan senjata api. Tambahan bagi yang terbukti membawa tisu basah akan dikenakan denda 100 trashbag per orang. 3. Pendaki dilarang membuang sampah sembarangan. Ada pengecekan sampah pendaki sebelum mendaki dan sesudah pendakian. 4. Regu pendakian minimal 3 orang. Jika pendaki memerlukan pertolongan, salah satu regu pendaki wajib datang ke basecamp. Jika hanya nitip pesan ke pendaki lain, tidak akan dilayani. Jadi, harus ada tim pendakian yang lapor untuk menjelaskan kronologi musibah yang menimpa regu pendakiannya. 5. Pada musim hujan, pendaki dilarang ngecamp di pos 3. Karena area camp pos 3 banjir saat curah hujan tinggi. 6. Ketua rombongan akan diberikan gelang RFID oleh petugas Taman Nasional Gunung Merbabu. Gelang RFID berfungsi sebagai alat untuk memantau posisi terakhir tim pendakian. Jadi, jika terjadi musibah di gunung, tim SAR akan dengan mudah menemukan lokasi korban dan melakukan penyelamatan. Gelang RFID jangan sampai hilang dan wajib dikembalikan. Jika hilang, rombongan pendakian harus memberikan uang ganti sebesar 7. Pihak pengelola Taman Nasional Gunung Merbabu memberikan PAL HM per 100 m dan PAL Bantu di setiap persimpangan yang dilengkapi stiker Scotch Light. Alat tersebut berfungsi sebagai petunjuk arah dan pemberi informasi kepada pendaki. Dan pada saat pendakian di malam hari, scotch light akan bercahaya saat terkena senter pendaki. Silakan dipakai dengan bijak dan tolong jangan dicoret-coret. Dan jangan ditempeli stiker. 2. Jalur pendakian gunung Merbabu via Suwanting Gerbang jalur pendakian gunung Merbabu via Suwanting. Jalur pendakian gunung Merbabu via Suwanting adalah jalur pendakian dari arah barat gunung Merbabu. Pintu masuk jalur Suwanting berada di kabupaten Magelang. Lokasi basecamp Suwanting berada di Jl. Suwanting, Suwanting, Banyuroto, Sawangan, Magelang, Jawa Tengah. Karena pintu masuk jalur pendakian Suwanting berada di bagian barat gunung Merbabu, maka jalur pendakiannya sangat terjal. Karena bagian barat gunung Merbabu berisi deretan bukit yang sangat tinggi dan curam. Beberapa pendaki bahkan menjuluki jalur Suwanting sebagai jalur Merbabu yang nggak ada bonusnya. Dan nggak cocok untuk pendaki pemula. Karena pendaki akan full nanjak sampai puncak. Pokoke, keras lur! Kudu siap dengkul sing kuat, mben ra gemeteran sikile. jalur pendakian gunung Merbabu via Suwanting terkenal berat dan penuh tanjakan? Pertama, jalur pendakian Suwanting berada di bagian barat gunung Merbabu. Di mana, area sebelah barat gunung Merbabu tidak ada bukit atau lembah yang landai. Semua tinggi, dan curam. Kemiringan rata-rata tanjakan di jalur Suwanting adalah 30,8 derajat. Pada beberapa medan pendakian, ada tanjakan yang kemiringannya sampai 59,1 derajat. Artinya, pendaki harus siap nanjak mulai dari basecamp sampai ke puncak. Kedua, jalur pendakian Suwanting terkenal dengan angin dinginnya. Suhu udara di area ngecamp sekitar 3-8 derajat Celsius di malam hari. Artinya, pendaki butuh tenda anti angin agar tetap hangat selama bermalam di area pos 3. Ketiga, jarak pendakian dari basecamp ke puncak Triangulasi gunung Merbabu sekitar 6,45 km. Artinya, jalur Suwanting jauh lebih berat daripada jalur Selo 5,75 Km. Belum lagi jalur pendakian Suwanting penuh tanjakan sejak awal pendakian. Mantap deh pokoknya! Biarpun terkenal berat dan penuh tantangan, jalur Suwanting punya daya tarik yang tidak kalah memukau, di antaranya Pendaki bisa melihat pemandangan alam gunung Merbabu dari sisi barat. Pendaki dapat melihat matahari terbenam dengan panorama gunung Merapi yang sedang erupsi. Pendaki bisa melihat kawah Candradimuka gunung Merbabu dari jalur pendakian. Tapi, pendaki tidak bisa turun ke kawah Merbabu dari jalur Suwanting. Kalau mau ke kawah Merbabu, pendaki harus mendaki melalui jalur Wekas, Cunthel atau Thekelan. Pendaki dapat spot sunrise dan sunset dengan panorama yang indah di puncak Suwanting. Pendaki akan mendapatkan pemandangan sabana gunung Merbabu yang beda dari jalur lainnya. Unik dan cantik. Mulai penasaran? Ingin mencoba mendaki gunung Merbabu via Suwanting? Boleh, tapi yuk, lanjut baca dulu. Karena kami ada informasi menarik lainnya terkait jalur Suwanting. Spesial untuk kamu, kami akan membagikan informasi penting terkait lokasi basecamp Suwanting, biaya registrasi pendakian hingga rekomendasi tempat ngecamp. Berikut tabel informasi penting terkait pendakian gunung Merbabu via SuwantingLokasi basecampJl. Suwanting, Suwanting, Banyuroto, Sawangan, Magelang, Jawa Tengah telepon basecamp menuju basecampOjek, angkot, bus, hingga motor registrasi pendakianSenin-Jum’at Minggu dan Hari Libur Nasional basecamp sampai puncak Triangulasi6,45 pos lama waktu pendakian ideal2-3 sumber airAda. Sumber mata air ada di HM 34 area sebelum pos terakhir sebelum puncakPos ngecampPos 3. Sekarang, mulai ada gambaran jelas tentang jalur pendakian Merbabu via Suwanting? Bagus. Biar kamu lebih jelas, kami berikan juga peta jalur pendakian gunung Merbabu via Suwanting. Simak gambar peta jalur pendakian gunung Merbabu via Suwanting di bawah ini Peta jalur pendakian gunung Merbabu Via Suwanting. Dari peta di atas, kamu seharusnya memiliki gambaran besar tentang jalur pendakian via Suwanting. Biar pengetahuan kamu makin lengkap tentang medan pendakian, kami buatkan juga rangkuman medan pendakian dan estimasi waktu pendakian melaui jalur Suwanting. Simak rangkuman pendakian gunung Merbabu via Suwanting melalui tabel di bawah iniJalur PendakianJarak TempuhWaktu TempuhKondisi Medan PendakianBasecamp – pos 11,1 km30 menitDari basecamp sampai ke pintu masuk hutan, kamu akan melewati jalanan cor perkebunan warga sekitar. Di sana kamu akan melihat gerbang pendakian Suwanting yang keren. Nah, mulai gerbang pendakian Suwanting, kamu akan menyusuri jalan setapak kawasan hutan yang mulai menanjak sampai pos 1 Lembah 1 – pos 22,1 km3 jamSetelah dari pos 1, pendaki akan menyusuri jalan setapak yang menanjak terus sampai pos 2. Pendaki akan melewati beberapa area datar yang nyaman untuk beristirahat sejenak, di antaranya Lembah Gosong, Lembah Cemoro, Lembah Ngrijan, Lembah Mitoh, Pos 2 Bendera. Di sepanjang jalur pendakian kamu akan melihat semak belukar yang rimbun dan pohon patah. Karena konon katanya, pohon-pohon di pos 1 hingga pos 2 banyak yang roboh karena angin puting 2 – pos km3 jamSetelah pos 2 kamu akan memasuki kawasan Lembah Mandingan. Dari pintu lembah Manding, sebaiknya pendaki ambil jalur kanan jalur baru karena jalur lurus jalur lama sangat curam, rusak dan berbahaya. Di jalur lembah Manding, jalanan terus nanjak. Kiri-kanan jalur setapak dipenuhi dengan semak belukar dan tanaman melanding petai China. Jika kamu mulai lelah, kamu bisa beristirahat di area HM 29. Jika masih kuat naik sedikit lagi agar sampai pos Air di HM 34 atau tuntaskan sampai ke HM 36 pos 3 Dempo Awang. Sebaiknya, pendaki ngecamp di pos 3 Dempo Awang dan melakukan summit attack besok 3 – Puncak Suwanting750 jamMulai dari pos 3, jalur pendakian mulai terbuka. Tapi, jalanan tetap menanjak. Pendaki akan melewati sabana 1, dan sabana 2 yang indah. Kamu dapat melihat retakan di puncak gunung merapi dengan jelas dari sabana Suwanting. Jika cuaca cerah, kamu juga dapat menikmati keindahan pemandangan gunung Sindoro dan gunung Sumbing yang seolah mengapung di atas Suwanting – Puncak Triangulasi800 m40 puncak Suwanting, kamu bisa mendapatkan pemandangan yang luar biasa megah. Lautan awan, cakrawala yang indah. Pesona puncak Merapi, puncak Sindoro dan Sumbing. Jika cuaca cerah, pemandangan dari puncak Suwanting indah banget. Setelah puas berfoto dan menikmati keindahan puncak Suwanting, kamu harus menaiki satu bukit lagi untuk sampai ke puncak Triangulasi puncak tertinggi gunung Merbabu. Jarak total pendaki yang kamu tempuh dari Basecamp pendakian Suwanting sampai puncak Triangulasi gunung Merbabu adalah 6,45 km. Dengan kondisi fisik bugar, kamu dapat mencapai puncak Triangulasi dalam waktu 8 jam 40 menit. Namun, untuk pendaki pemula, biasanya butuh waktu 10-12 jam. Jadi, memang medan pendakiannya bukan untuk pemula. Hehe. Sedikit tambahan, saat kamu mendaki melalui jalur Suwanting, kami hanya bisa merekomendasikan satu tempat ngecamp, yaitu pos 3 Dempo Awang. Karena hanya pos 3 yang paling layak untuk ngecamp. Ada 3 alasan kenapa pendaki sebaiknya ngecamp di pos 3 saat mendaki melalui jalur Suwanting Pertama, dekat dengan pos Air. Jadi, pendaki yang kehabisan air bisa mengambil air dengan mudah. Kedua, jarak dari pos 3 ke puncak Suwanting sangat dekat yaitu 750 m. Artinya, kalau kamu ingin mendapatkan spot sunrise dan sunset terbaik di jalur Suwanting, kamu tinggal naik dikit ke puncak Suwanting. Jikalau pendaki mau langsung summit attack ke puncak Triangulasi gunung Merbabu, jaraknya juga lumayan dekat, yaitu 1,55 km. Kamu hanya perlu mendaki 2 bukit. Ketiga, area camping luas, lapang dan ngaman. Jadi, muat untuk banyak tenda pendaki. Saat mendaki gunung Merbabu via Suwanting, naik gunung vs turun gunung perbedaannya sangat besar sekali. Naiknya lama banget karena full nanjak. Dan turunnya bakal cepet banget karena turunan terus sampai basecamp. Biarpun nantinya turun gunung via Suwanting lebih cepat, tapi kamu tetap harus kamu ingin mengeksplorasi gunung Merbabu via Suwanting, kami merekomendasikan untuk melakukan perjalanan 3 hari 2 malam. Jangan buru-buru pulang. Kamu bisa mengeksplorasi ketiga puncak legendaris gunung Merbabu. Menikmati sunset dan sunrise di puncak Suwanting. Melihat kawah belerang candradimuka gunung Merbabu dari kejauhan. Dan menikmati miliaran bintang di langit dari pos 3 Suwanting. Keren banget dah pokoknya. Suwanting keren abis! Informasi penting dari pengelola Taman Nasional Gunung Merbabu TNGBm jalur Suwanting 1. Pendaki perlu mempersiapkan beberapa hal untuk keperluan simaksi Taman Nasional Gunung Merbabu via Suwanting, di antaranya 1. Kartu tanda vaksin 2. KTP, 3. Mengisi formulir checklist perlengkapan pendakian. 4. Menyerahkan bukti registrasi pendakian via online untuk keperluan registrasi ulang. 5. Membayar biaya registrasi sebesar untuk hari biasa. Dan per orang untuk hari Sabtu, Minggu dan hari libur. 2. Pendaki dilarang membawa tisu basah. 3. Pendaki harus menyerahkan sampah pasca pendakian ke petugas basecamp Suwanting untuk mengambil KTP yang dititipkan ke petugas registrasi pendakian. 4. Pihak pengelola Taman Nasional Gunung Merbabu memberikan PAL HM per 100 m dan PAL Bantu di setiap persimpangan yang dilengkapi stiker Scotch Light. Alat tersebut berfungsi sebagai petunjuk arah dan pemberi informasi kepada pendaki. Dan pada saat pendakian di malam hari, scotch light akan bercahaya saat terkena senter pendaki. Silakan dipakai dengan bijak dan tolong jangan dicoret-coret. Baca terus Jalur Pendakian Resmi Gunung Semeru Update 2022 » 3. Jalur pendakian gunung Merbabu via Wekas Gerbang jalur pendakian gunung Merbabu via Wekas. Jalur pendakian gunung Merbabu via Wekas merupakan jalur pendakian dari sisi barat gunung Merbabu. Gerbang pendakian jalur Wekas berada desa Wekas, Magelang. Lokasi basecamp Wekas berada di Area Sawah/Kebun, Kaponan, Pakis, Magelang, Jawa Tengah. Dulu basecamp pendakian berada di bawah. Semenjak jalanan perkampungan mulai di cor, basecamp Wekas di pindah ke atas. Tujuannya agar jarak pendakian lebih pendek sehingga ramah untuk pendaki jalur pendakian gunung Merbabu via Wekas sangat di minati pendaki? Pertama, jalur Wekas merupakan jalur tercepat untuk mencapai puncak gunung Merbabu. Jarak tempuh dari basecamp wekas hingga puncak Triangulasi adalah 5,6 km. Dengan medan pendakian medium-hard jalur Wekas tidak terlalu berat bagi pendaki pemula. Kedua, terdapat sumber air di area pos 2 sehingga pendaki tidak perlu takut kehabisan air untuk minum. Di area pos 2 juga terdapat bangunan shelter untuk berteduh pendaki saat hujan lebat. Ketiga, jalur pendakian gunung Merbabu via Wekas sudah dilengkapi petunjuk arah berupa PAL HM per 100 m dan PAL Bantu di setiap percabangan jalan. Pada setiap PAL terdapat lapisan scotch light yang akan menyala saat terkena senter di malam hari. Dengan demikian, pendaki akan menemukan jalur pendakian dengan mudah saat jalan siang maupun malam. Keempat, pendaki bisa melihat kawah Candradimuka gunung Merbabu dengan sangat jelas. Saking dekatnya dengan kawah Merbabu pendaki bisa mencium bau belerang saat angin mengarah ke jalur pendakian. Bagi pendaki yang ingin turun ke kawah Merbabu, jalannya sedikit curam dan rusak. Jadi, tolong ekstra hati-hati. Kelima, pemandangan alam mulai dari pos 2 hingga puncak gunung Merbabu sangat memukau. Pemandangan sunsetnya keren, hijau perbukitan yang tersapu kabut sangat indah dan udaranya sangat sejuk. Istimewa banget deh! Kamu harus coba sendiri. Kelima kelebihan itulah yang menjadikan jalur Wekas banyak dikunjungi pendaki. Bahkan pada week end, banyak remaja yang camping di area pos 2. Ya, sekedar melepas rindu dengan keindahan gunung Merbabu. Jadi, jangan heran kalau nantinya banyak pendaki yang tidak ke puncak. Karena ngecamp di pos 2 Wekas sudah nyaman banget. Hehe. Mulai tergugah jiwa pendaki di dalam hatimu? Yuk, mulai atur tanggal buat mendaki gunung Merbabu via Wekas. Hehe. Khusus untuk kamu yang bersungguh-sungguh ingin mencoba jalur Wekas, kami akan membagikan rangkuman informasi penting. Berikut tabel informasi penting terkait jalur pendakian gunung Merbabu via WekasLokasi basecampArea Sawah/Kebun, Kaponan, Pakis, Magelang, Central Java telepon basecamp menuju basecampOjek, angkot, bus, hingga motor registrasi basecamp sampai puncak5,6 pos lama waktu pendakian ideal2-3 sumber airAda. Sumber air ada di pos terakhir sebelum puncakPos ngecampPos 2, Pos 3. Biar kamu makin jelas dalam mengenal jalur Wekas, kami akan berikan detail medan pendakian khusus untuk kamu. Simak baik-baik peta jalur pendakian gunung Merbabu via Wekas di bawah ini Peta jalur pendakian gunung Merbabu via Wekas. Dari informasi penting jalur Wekas dan peta di atas, kamu seharusnya semakin punya gambaran jelas tentang jalur Wekas. Tapi, gambaran itu belum lengkap. Biar pengetahuan kamu makin lengkap tentang medan pendakian, kami buatkan juga rangkuman estimasi pendakian via Wekas. Berikut tabel jarak dan waktu tempuh pendakian gunung Merbabu via WekasJalur PendakianJarak TempuhWaktu TempuhKondisi Medan PendakianBasecamp – pos 11,2 km1 pendakian di awal start berupa jalan cor-coran pedesaan dan jalan paving. Setelah batas pedesaan habis kamu akan mulai masuk ke jalan setapak tanah. Ini menandakan kamu sudah masuk ke kawasan hutan Wekas, Merbabu. Mulai area hutan, perjalanan kamu akan terus menanjak ringan sampai pos 1 Telaga Arum.Pos 1 – pos 21,6 km1 jam 40 menitJalur pos 1 ke pos 2 masih berupa jalan setapak. Kiri kanan jalur berupa hutan. Jika diperhatikan dengan saksama, jalanan mulai menanjak ringan dengan sedikit zig-zag sampai area pos 2. Area pos 2 adalah area campsite yang cukup luas dan terdapat sumber air. Beberapa pendaki yang tidak mengejar sunrise biasanya ngecamp di pos 2 dan summit attack besok pagi. Pos 2 – pos 31,3 km1 jam 30 menitMulai dari pos 2 jalur pendakian lebih menanjak. Kamu akan menemukan banyak batuan besar di jalur pendakian. Berhati-hatilah dalam memilih pijakan, jangan sampai 3 – persimpangan 2 jalur30 m15 menitSetelah pos 3, kamu masih akan terus menanjak hebat sampai bertemu dengan pertigaan Wekas. Pertigaan ini adalah pertemuan dari jalur pendakian Cunthel dan Wekas. Perhatikan sekeliling, jangan sampai salah pilih jalur. Pilih jalur ke jalur – Puncak Kenteng Songo1 km1 jamDari pergigaan ke atas, medan pendakian berupa bebatuan padar. Tanjakan semakin curam dan jalur semakin ekstrem. Nanti, kamu akan bertemu satu persimpangan lagi di area Watu Tils. Di persimpangan ini, kamu bisa memilih mau ke puncak mana. Arah kanan ke puncak Kenteng Songo sedangkan arah kiri ke puncak Syarif. Ambil saja arah ke puncak Kenteng Kenteng Songo – Puncak Triangulasi20 m5 menitSetelah sampai ke Kenteng Songo, kamu bisa mencari penunjuk arah ke puncak Triangulasih gunung Merbabu. Jarak total pendakian Merbabu via Wekas dari Basecamp sampai puncak Triangulasi adalah 5,6 km. Dengan kondisi fisik bugar, kamu dapat mencapai puncak Triangulasi dalam waktu 5 jam 30 menit. Namun, untuk pendaki pemula, biasanya butuh waktu 8-10 jam. Hal ini karena stamina pendaki pemula belum terbentuk dengan baik, jadi banyak istirahat di jalan. Sedikit tambahan, kami merekomendasikan 2 tempat ngecamp yang nyaman jika kamu mendaki via Wekas. Pertama, pos 2. Jika kamu mendaki gunung Merbabu tidak untuk mengejar sunrise, maka lebih baik kamu ngecamp di pos 2 saja. Area pos 2 luas, ada sumber air, ada shelter dan anti badai. Sangat nyaman untuk camping. Akan tetapi, jarak ke puncak cukup jauh, yaitu 2,8 km. Jika kamu summit attack pagi tanpa membawa beban tas carrier, kamu butuh waktu 2,5-3 jam perjalanan. Kedua, pos 3. Jika kamu pendaki pemula yang ingin melihat sunrise di puncak gunung Merbabu, maka mau tidak mau kamu harus mencari pos terakhir dari jalur Wekas. Dan pilihan terbaik adalah ngecamp di pos 3. Jarak pos 3 ke puncak tinggal 1,5 km. Butuh 1 jam 20 menit perjalanan. Jika kamu ingin mengejar sunrise, paling tidak kamu summit attack mulai jam Dengan begitu jam kamu sudah sampai puncak Merbabu. Beberapa pendaki berpengalaman tahu kalau jalur pendakian gunung Merbabu via Wekas adalah jalur tercepat ke puncak Merbabu. Mereka biasanya memanfaatkan kondisi ini untuk melakukan perjalanan mendaki lintas jalur. Di mana, start mendaki lewat jalur Wekas dan turunnya lewat jalur Selo. Menyenangkan sekali saat bisa lintas jalur di Merbabu. Camping hari pertama di pos 3 jalur Wekas. Camping di hari kedua, di sabana 2 jalur Selo. Dengan begitu, kamu dapat menikmati sunrise, sunset, pemandangan alam dan gemerlap bintang di langit Merbabu yang keindahannya tiada tara. Informasi penting dari pengelola Taman Nasional Gunung Merbabu TNGBm jalur Wekas 1. Pendaki perlu mempersiapkan beberapa hal untuk keperluan simaksi Taman Nasional Gunung Merbabu via Wekas, di antaranya 1. Surat tanda vaksin 2. KTP, 3. Mengisi formulir checklist perlengkapan pendakian. 4. Menyerahkan bukti booking online untuk keperluan registrasi ulang. 5. Membayar biaya registrasi sebesar 3. Bagi pendaki yang berumur kurang dai 15 tahun, wajib menyertakan surat pernyataan dari orang tua yang ditandatangani di atas materai 4. Jalur pendakian gunung Merbabu via Cuntel Gerbang jalur pendakian gunung Merbabu via Cuntel. Jalur pendakian gunung Merbabu via Cuntel merupakan jalur pendakian gunung Merbabu dengan jarak tempuh normal. Perjalanan dari basecamp Cuntel sampai puncak Merbabu kurang lebih 6,43 km. Dengan jarak tersebut, jalur Cuntel menjadi jalur pendakian terpanjang dibandingkan dengan jalur pendakian gunung Merbabu lainnya. Basecamp jalur pendakian Merbabu via Cuntel berada di Jl. UmbulSongo Cuntel, Cunta, Kopeng, Kec. Getasan, Semarang, Jawa Tengah. Kawasan basecamp Cuntel berada di kawasan wisata Kopeng. Jadi, kamu akan dengan mudah menemukan basecamp Cuntel. Papan petunjuk arah dan petunjuk via Google Map sangat jelas. Tertarik untuk mendaki gunung Merbabu via Cuntel? Belum? Okay, saya akan memberikan 5 alasan kenapa kamu harus mencoba mendaki gunung Merbabu via Cuntel. Berikut 5 hal menarik dari jalur pendakian gunung Merbabu via Cuntel Pertama, pendaki bisa memasuki kawasan kawah mati Candradimuka gunung Merbabu. Bagi yang belum tahu, gunung Merbabu merupakan gunung berapi tipe stratovolcano yang sudah lama beristirahat. Terakhir meletus tahun 1797. Biarpun sudah lama tidak aktif, tapi kawasan kawah mati gunung Merbabu masih ada sampai saat ini. Lokasi ini sangat legendaris bagi para pendaki gunung Merbabu. Dan kalau kamu mendaki lewat Cuntel, kamu bisa memasuki area kawah Candradimuka gunung Merbabu. Kedua, pendaki dapat melihat flora & fauna Taman Nasional Gunung Merbabu di hutan Cuntel. Karena kawasan hutan area Cuntel masih terdapat banyak satwa liar, seperti monyet ekor, ayam hutan, elang, dll. Jika kamu membawa teropong jarak jauh, kamu bisa melihat hewan langka di habitat aslinya. Ketiga, jalur Cuntel memiliki sumber air di pos bayangan 2. Pendaki tidak perlu takut kehabisan air selama pendakian, karena pendaki bisa mengambil air di pos bayangan 2. Keempat, pendaki bisa mendapatkan pemandangan lautan awan dengan latar belakang gunung Sindoro dan gunung Sumbing yang sangat indah. Kelima, jalur pendakian memiliki banyak jalan setapak yang landai. Artinya, kamu akan mendapatkan banyak bonus di perjalanan. Kelima kelebihan itulah yang menjadikan jalur Cuntel banyak dikunjungi pendaki. Setelah mendaki gunung, pendaki juga bisa mampir di taman wisata Kopeng, Kopeng Tree Top hingga Rawa Pening. Komplit banget deh jalur Cuntel Ingin segera mendaki gunung Merbabu via Cuntel? Yuk, segera atur tanggal pendakiannya. Hehe. Oia, khusus buat kamu yang ingin mencoba jalur Cuntel, kami akan membagikan rangkuman informasi penting. Berikut tabel informasi penting terkait jalur pendakian gunung Merbabu via Cuntel Lokasi basecampJl. UmbulSongo Cuntel, Cunta, Kopeng, Kec. Getasan, Semarang, Jawa Tengah telepon basecamp menuju basecampSepeda motor, Ojek, angkot, hingga registrasi per basecamp sampai pos lama waktu pendakian ideal2-3 sumber airAda. Sumber air ada di pos bayangan terakhir sebelum puncakPos ngecampPos 3 Kergo Pasar. Biar kamu lebih mengenal jalur Cuntel, kami akan berikan peta pendakian dan ulasan lengkap tentang medan pendakian Cuntel. Berikut peta jalur pendakian gunung Merbabu via CuntelPeta jalur pendakian gunung Merbabu via Cuntel. Setelah kamu memahami peta jalur Cuntel, kamu akan paham rute pendakian yang harus kamu selesaikan agar bisa sampai ke puncak Merbabu. Biar kamu makin paham medan pendakian melalui jalur Cuntel, kami buatkan juga rangkuman estimasi pendakian dan medan pendakian jalur Cuntel. Berikut tabel jarak dan waktu tempuh pendakian gunung Merbabu via Cuntel Jalur PendakianJarak TempuhWaktu TempuhKondisi Medan PendakianBasecamp – pos km1 jam 45 menitJalur pendakian berupa jalanan setapak ynag cukup lebar dan landai. Pendaki akan disuguhi pemandangan hutan yang dikelola 1 – pos 2470 m45 dari pos 2 Watu Puput, Jalur pendakian mulai memasuki kawasan hutan yang lebih lebat. Kiri-kanan jalur pendakian didominasi semak belukar dan pepohonan tinggi. Pos 2 – pos 3630 m1 dari pos 2 mulai menanjak. Semakin tinggi, pendaki akan semakin dingin karena mulai memasuki area terbuka di pos 3. Area pos 3 Kergo Pasar bisa kamu jadikan tempat Ngecamp. Area ini luas, bisa muat 30an 3 – Pemancar800 m1 jam 10 pendakian setelah pos 3 merupakan jalur tanjakan terjal sampai ke area Pemancar. Pemancar – Hellipad600 m45 menitDari area Pemancar menuju ke kawasan Hellipad, jalur pendakian lebih landai dari pada sebelumnya. Jalur pendakian didominasi oleh jalur bebatuan. Di pertengahan jalan, pendaki akan berjumpa dengan papan penanda area Hellipad dan jalur ke kawah mati gunung – Puncak Syarif760 m1 dari kawasan Hellipad, pendaki akan menapaki tanjakan yang terjal sampai puncak Syarif gunung Syarif – Puncak Triangulasi640 m30 puncak Syarif kamu bisa menuju puncak Triangilasi dan puncak Kenteng Songo. Lama perjalanan sekitar 30 menit. Total jarak pendakian gunung Merbabu via Cuntel dari basecamp Cuntel sampai puncak adalah 6,2 km. Dengan kondisi fisik bugar, kamu dapat mencapai puncak Merbabu dalam waktu 6 jam 55 menit. Namun, untuk pendaki pemula, biasanya butuh waktu 7-10 jam. Jadi, sesuaikan dengan kondisi fisik masing-masing tambahan, untuk tempat ngecamp, kami merekomendasikan 2 tempat, yaitu Pertama, pos 3 Kergo pasar. Area pos 3 memiliki tanah lapang yang luas. Bisa menampung 30-50 tenda. Lokasi ini berjarak 2,8 km dari puncak. Artinya, kamu butuh waktu sekitar 3 jam untuk bisa ke puncak Merbabu. Area pos 3 sangat cocok untuk pendaki yang tidak mengejar sunrise di puncak Merbabu. Dengan begitu, perjalanan dari pos 3 ke puncak menjadi lebih ringan dan santai. Karena beban bawaan yang berat di tinggal di pos 3. Kedua, area Hellipad. Setelah pos 3 ada satu tempat ngecamp yang nyaman dan dekat dengan puncak. Lokasi ini bernama area Hellipad. Jarak area Hellipad ke puncak Merbabu sekitar 1,4 km atau sekitar 1 jam 30 menit perjalanan. Cocok untuk pendaki yang mengejar sunrise di puncak Merbabu. Namun, di area Hellipad, kadang tercium bau belerang dari kawah mati saat angin gunung naik. Jadi, cari posisi ngecamp yang strategis. Saat mendaki Merbabu via Cuntel, jangan buru-buru turun gunung. Banyak spot menarik yang bisa kamu nikmati di gunung Merbabu. Misalnya, puncak Syarif, puncak Triangulasi, puncak Kenteng Songo, geger boyo Merbabu, Kawah Candradimuka Merbabu, dll. Belum lagi, pemandangan saat sunrise, sunset dan saat cuaca cerah, indah banget. Biar puas, setidaknya kamu mendaki gunung Merbabu 3 hari dua malam. Informasi penting dari pengelola Taman Nasional Gunung Merbabu TNGBm jalur Cuntel 1. Pendaki perlu mempersiapkan beberapa hal untuk keperluan simaksi Taman Nasional Gunung Merbabu via Cuntel, di antaranya 1. Surat keterangan vaksin 2. KTP, 3. Mengisi formulir checklist perlengkapan pendakian. 4. Menyerahkan bukti booking online untuk keperluan registrasi ulang. 5. Membayar biaya registrasi. 3. Pendaki dilarang membawa tisu basah dan dilarang meninggalkan sampah di gunung. 5. Jalur pendakian gunung Merbabu via Thekelan Gerbang jalur pendakian gunung Merbabu via Thekelan. Jalur pendakian gunung Merbabu via Thekelan merupakan jalur pendakian gunung Merbabu dari sisi utara. Dengan mendaki dari sisi utara kamu akan mendapatkan pemandangan dari 5 gunung yanag cantik. Di antaranya gunung Telomoyo, gunung Andong, gunung Ungaran, gunung Sindoro hingga gunung Sumbing. Gerbang pendakian jalur utara berada di Thekelan, Batur, Kec. Getasan, Semarang, Jawa Tengah. Jalur pendakian Merbabu dari bagian utara cenderung normal. Karena masih banyak terdapat jalur pendakian yang landai dan memutari kamu tidak begitu familier dengan jalur Thekelan, tapi jalur Thekelan itu tidak kalah seru dibandingkan jalur Selo dan Wekas. Berikut 5 alasan kenapa jalur pendakian gunung Merbabu via Thekelan wajib kamu coba Pertama, pendaki akan mendapatkan pemandangan 5 gunung cantik dari sisi utara dan barat gunung Merbabu. Kelima pemandangan gunung cantik itu adalah gunung Sindoro, gunung Sumbing, gunung Telomoyo, gunung Andong, hingga gunung Ungaran. Saat cuaca cerah, kelima gunung tersebut sangat menawan mengerucut di atas samudera awan. Kedua, ada banyak sumber air di jalur pendakian Thekelan. Berbeda dengan jalur pendakian gunung Merbabu yang lain, jalur Thekelan kaya akan sumber air. Di pos 1 ada sumber air. Pos 2 juga ada sumber air. Pos 3 juga ada sumber air. Sehingga, pendaki tidak perlu takut kehabisan air selama pendakian via Thekelan. Ketiga, pendaki bisa mengunjungi kawah mati gunung Merbabu. Gunung Merbabu merupakan gunung berapi yang tidak beraktivitas sejak 1797. Biarpun sudah mati, tapi jejak sejarah kawah gunung Merbabu masih ada sampai saat ini. Akan tetapi, tidak semua jalur bisa sampai ke kawah mati gunung Merbabu. Nah, pendaki yang naik lewat Thekelan bisa datang dan menyaksikan kawah mati gunung Merbabu tersebut. Keempat, jalur pendakian Merbabu Via Thekelan memiliki berbagai jenis medan pendakian yang menantang. Ada medan perkebunan, hutan, jalanan bukit yang landai hingga tanjakan yang terjal menjelang ke puncak. Pokoknya, lain daripada yang lain. Komplit banget! Kelima, Thekelan merupakan jalur pendakian gunung Merbabu tertua. Tua bukan berarti buruk ya? Malahan jalur Thekelan menawarkan fasilitas pendakian yang lengkap dan ditunjang dengan pemandangan alam yang menakjubkan. Gimana? Mulai tertarik untuk mendaki gunung Merbabu via Thekelan? Yuk, segera luangkan waktu untuk ekspedisi pendakianmu selanjutnya. Hehe. Khusus buat kamu yang ingin segera mendaki gunung Merbabu via Thekelan, kami punya informasi penting. Berikut tabel rangkuman informasi penting terkait jalur pendakian gunung Merbabu via Thekelan Lokasi basecampThekelan, Tekelan, Batur, Kec. Getasan, Semarang, Jawa telepon basecamp menuju basecampSepeda motor, ojek, travel, hingga registrasi per basecamp sampai puncak6,1 pos lama waktu pendakian ideal2-3 sumber airAda. Sumber air ada di pos 1, 2 & terakhir sebelum puncakPos ngecampPos 4. Kami tambahkan peta jalur pendakian Thekelan, biar kamu lebih paham medan pendakian gunung Merbabu dari sisi utara. Berikut peta jalur pendakian gunung Merbabu via ThekelanPeta jalur pendakian gunung Merbabu via Thekelan. Dari peta jalur pendakian Thekelan tersebut, kamu akan memiliki pedoman arah menuju ke puncak Merbabu. Namun, informasi yang kamu miliki belum lengkap. Karena kamu belum tahu medan pendakian gunung Merbabu via Thekelan. Khusus untuk kamu, kami buatkan juga rangkuman medan pendakian dan estimasi waktu pendakian Merbabu via Thekelan. Berikut tabel rangkuman medan pendakian gunung Merbabu via Thekelan Jalur PendakianJarak TempuhWaktu TempuhKondisi Medan PendakianBasecamp – pos 11,1 km1 jamJalur pendakian awal dari basecamp adalah jalanan cor pedesaan. Nanti pendaki akan melewati perkebunan warga dan masuk ke jalur tanjakan pos 1 – pos 2820 m1 jamDari pos 1 Pending menuju pos 2, kamu akan disuguhi pemandangan pepohonan rindang berbatang merah. Jalur pendakian mulai sedikit menanjak. Di beberapa tanjakan telah dibuatkan anak tangga untuk kenyamanan pendaki. Sesampainya di pos 2, kamu bisa beristirahat, karena ada bangunan permanen yang lumayan bersih. Pos 2 juga ada sumber air dari kran 2 – pos 3780 m1 jamMulai dari pos 2 Pereng Putih jalur pendakian menyusuri pinggir tebing. Tanjakan mulai sedikit sulit, tapi masih dalam batas 3 – pos 4400 m30 menitMulai dari pos 3 Lempong Sampan sampai pos 4, jalur semakin menanjak. Kamu sudah keluar dari kawasan hutan dan memasuki area terbuka yang penuh dengan semak belukar. Berhati-hatilah dengan tanaman 4 – Watu Gubuk700 m30 menitSesampainya di pos 4, kami merekomendasikan untuk segera mendirikan tenda. Tempat ngecamp di area pos 4 cukup lapang, Bisa muat untuk 10an tenda. Dari pos 4 ke Watu Gubuk jalannya lumayan nyaman. Tanjakan tidak begitu Gubuk – Pemancar400 m45 menitMulai dari Watu Gubuk, kamu akan menapaki tanjakan ekstrem. Pemandangan di samping kanan dan kiri pendakian adalah jurang. Tapi, kamu sudah bisa melihat pemandangan yang indah membentang – Hellipad600 m40 menitSesampainya di pos Pemancar kamu akan menemukan pertigaan tempat pertemuan jalur Cuntel dan jalur Thekelan. Lihat petunjuk arah dan ambil arah ke Hellipad/ – Geger Sapi250 m25 menitSetelah dari area Hellipad, kamu bisa melihat kawah mati gunung Merbabu terlebih dahulu. Setelah puas, ambil arah puncak dengan melewati perbukitan gunung Merbabu geger sapi.Geger Sapi – Puncak Syarif450 m40 menitDari geger sapi gunung Merbabu ke puncak Syarif, kamu akan menghadapi tanjakan yang cukup ekstrem. Butuh tenaga ekstra agar bisa sampai ke puncak Syarif – Puncak Kenteng Songo500 m20 menitSetelah puas di puncak Syarif, kamu bisa ke puncak Kenteng Songo melalui jalur jembatan Setan. Karena tanjakannya sangat ekstrem, pendaki akan mendaki menggunakan bantuan tali. Jika kamu ingin mudah, kamu bisa memakai jalur lain yang lebih landai untuk menuju puncak Kenteng Kenteng Songo – Puncak Triangulasi100 m10 menitDari puncak Kenteng Songo, kamu bisa berjalan sebentar ke puncak Triangulasi gunung Merbabu. Dari data di atas, totol jarak tempuh dari basecamp Thekalan sampai ke puncak Triangulasi adalah 6,1 km. Dengan kondisi fisik yang bugar dan sehat, kamu bisa menyelesaikan jalur Thekelan dalam waktu 7 jam perjalanan. Dengan catatan, kamu sudah paham jalur pendakian Merbabu via Thekelan. Bagi pemula, kamu bisa menyelesaikan jalur Thekelan dalam waktu 8-11 jam. Lama waktu perjalanan tergantung dari stamina pendaki dan seberapa banyak rombongan tambahan, kami merekomendasikan 2 tempat ngecamp yang nyaman jika kamu mendaki melalui jalur Thekelan. Pertama, area pos 4. Di pos 4 jalur Thekelan, ada tanah lapang yang cukup untuk mendirikan 10 tenda. Sebaiknya kamu memanfaatkan lokasi ini untuk mendirikan tenda. Jarak dari pos 4 ke puncak Triangulasi sekitar 3 km atau setara dengan 3 jam perjalanan. Untuk pendaki yang tidak mengejar sunrise di puncak Merbabu, lokasi ini sangat cocok untuk ngecamp. Kedua, Watu Gubuk. Di bawah area Watu Gubuk ada sedikit tanah lapang yang sangat nyaman untuk mendirikan tenda. Jika belum dipakai pendaki lain, jadikan tersebut tempat camping. Dari Watu Gubuk, kamu bisa mencapai puncak dalam waktu 1,5-2 jam perjalanan. Jika kamu berangkat pukul untuk summit attack, kamu masih bisa melihat sunrise dari puncak Merbabu. Jalur Thekelan merupakan jalur tertua dari semua jalur yang ada di Taman Nasional Gunung Merbabu. Jadi, kamu akan napaktilas sejarah panjang para pendaki jika melalui jalur ini. Selain memiliki nilai historis, jalur Thekelan juga memiliki panorama alam yang indah. Kamu akan melihat sisi utara gunung Merbabu yang hijau permai dan cantik. Untuk mendapatkan pengalaman terbaik, sebaiknya kamu tidak buru-buru pulang. Idealnya, kamu perlu mendaki 3 hari 2 malam untuk mengeksplorasi semua pesona gunung Merbabu via Thekelan. Karena banyak spot unik yang tidak akan kamu temukan dari jalur pendakian gunung Merbabu lainnya. Informasi penting dari pengelola Taman Nasional Gunung Merbabu TNGBm jalur Thekelan 1. Pendaki perlu mempersiapkan beberapa hal untuk keperluan simaksi Taman Nasional Gunung Merbabu via Thekelan, di antaranya 1. Surat keterangan vaksin 2. KTP, 3. Mengisi formulir checklist perlengkapan pendakian. 4. Menyerahkan bukti booking online untuk keperluan registrasi ulang. 5. Membayar biaya registrasi. 3. Pendaki dilarang membawa tisu basah dan dilarang meninggalkan sampah di gunung. Tempat fenomenal di gunung Merbabu Puncak Syarif. Puncak Triangulasi. Puncak Kenteng Songo. Sabana 2 Jalur Selo. Puncak Suwanting Jalur Suwanting. Kawah Candradimuka Gunung Merbabu. Kawah Samber Nyawa. Jembatan Setan. Watu Tulis. Area Hellipad. Kendi Kencana. Baca Lebih lanjut Tips Kedinginan di Gunung » Dapatkan update artikel pilihan dan breaking news seputar hiking, camping dan traveling dari Mari bergabung di Grup Telegram " Adventure Addicts", caranya klik link kemudian join. Kamu harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.